Al Ishlah Bermanasik: Sinergi MTsT dan SMAIT Al Ishlah Gorontalo Jadikan Mess Haji Provinsi Gorontalo Laboratorium Praktik Rukun Islam Kelima

Bagikan

KOTA GORONTALO – Gema talbiyah “Labaikallahumma labaik…” bersahut-sahut memecah keheningan pagi, menggetarkan sanubari siapa saja yang mendengarnya. Pemandangan luar biasa layaknya di bawah kaki langit Makkah tersebut tersaji nyata di Lingkungan Mess Haji Provinsi Gorontalo pada hari ini, Senin (18/05/2026). Berbalut pakaian ihram putih yang suci, sebanyak 242 siswa gabungan dari Madrasah Tsanawiyah Terpadu (MTsT) Al Ishlah Gorontalo dan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al Ishlah Gorontalo tampak khidmat berbaris sejak pukul 07.00 WITA untuk melakoni setiap jengkal prosesi Manasik Haji Peserta Didik.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana pembelajaran praktik langsung (edukasi kontekstual) agar para siswa tidak hanya memahami tata cara pelaksanaan rukun Islam kelima tersebut secara teori, melainkan juga melalui simulasi fisik yang menyerupai kondisi di tanah suci. Melalui praktik ini, lembaga berkomitmen menanamkan pemahaman fiqih ibadah sekaligus membentuk karakter disiplin, kebersamaan, kesabaran, serta meningkatkan nilai spiritualitas peserta didik sejak dini.

Agenda besar ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi lembaga, antara lain Ketua Yayasan, H. Helmi Adam Nento, M.Ec.Dev, Ketua Bidang Pendidikan, Ulin Ibrahim, S.Pd, M.M, Direktur Lembaga Penjaminan Mutu Al Ishlah (LPMI), Maya Saleh, M.Pd, serta Ketua Bidang Pengembangan SDM (PSDM), Jois Akase, S.K.M, M.M. Turut hadir mengawal langsung di lapangan, Kepala MTsT Al Ishlah Gorontalo, Marten Mahadjani, S.Pd bersama Kepala SMAIT Al Ishlah Gorontalo, Herlis Setiawan Karim, M.Pd. Kehadiran lengkap jajaran struktural ini menegaskan komitmen penuh Al Ishlah Gorontalo dalam mengawal mutu pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama.

Sinergi Pembelajaran: Menanamkan Cinta Rukun Islam Kelima

Agenda tahun ini diikuti dengan antusiasme tinggi oleh total 242 peserta dengan rincian sebagai berikut:

  • MTsT Al Ishlah (201 siswa): Kelas VII sebanyak 107 peserta dan Kelas VIII sebanyak 94 peserta.

  • SMAIT Al Ishlah (41 siswa): Kelas X sebanyak 19 peserta dan Kelas XI sebanyak 23 peserta.

Selama simulasi, seluruh pergerakan jamaah cilik ini dibagi ke dalam 8 kelompok mandiri dan dikawal ketat oleh para guru yang bertindak sebagai mutowwif/pembimbing. Sebanyak 13 guru pembimbing dari MTsT dan 5 guru pembimbing dari SMAIT diterjunkan langsung untuk memastikan setiap gerakan dan bacaan doa para siswa sesuai dengan syariat Islam.

Edukasi Berbobot Bersama Pakar Fiqih

Untuk memperkuat pemahaman nilai historis dan syar’i dari rangkaian ibadah haji, kegiatan ini menghadirkan pemateri ahli, Dr. H. Dulsukmi Kasim, Lc, M.Pd, M.HI. Beliau memberikan ulasan mendalam mengenai rukun, wajib, hingga sunnah-sunnah haji sebelum para siswa memulai simulasi lapangan.

​Acara dibuka secara resmi melalui penyampaian sambutan hangat dari Ketua Yayasan Al Ishlah Gorontalo, H. Helmi Adam Nento, M.Ec.Dev, yang menekankan pentingnya pembentukan karakter Islami melalui metode pembelajaran praktik langsung. Lantunan indah ayat suci Al-Qur’an (tilawah) yang dibawakan oleh Alamsyah Mooduto serta kekhusyukan doa yang dipimpin oleh Ustadz Revi menambah kesyahduan sesi pembukaan di Aula Mess Haji.

Simulasi Komprehensif Haji Ifrad

Menggunakan metode Haji Ifrad, para siswa dilatih melewati rangkaian simulasi yang padat dan disiplin, dengan estimasi waktu pergerakan berkisar 10 menit per tahapan ikonik:

  1. Ihram & Niat Haji: Memakai pakaian ihram putih tanpa jahitan bagi ikhwan serta pengondisian niat.

  2. Wukuf di Padang Arafah: Menghayati puncak haji melalui zikir dan renungan khidmat.

  3. Mabit di Muzdalifah: Simulasi bermalam singkat sekaligus mengumpulkan 49 butir batu kerikil.

  4. Mabit di Mina & Lempar Jumrah: Praktik melontar batu secara bergantian di tiga tiang jumrah (Ula, Wustha, dan Aqabah).

  5. Tawaf Ifadah: Mengitari replika Ka’bah sebanyak 7 kali putaran dengan tertib.

  6. Sa’i: Berjalan dan berlari-lari kecil sebanyak 7 kali rute antara bukit Shafa dan Marwah.

  7. Tahallul Akbar: Memotong minimal 3 helai rambut sebagai simbol selesainya seluruh rangkaian ibadah, dilanjutkan dengan pelepasan pakaian ihram.

Melalui simulasi yang terstruktur ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap tanah suci, melatih kekompakan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab yang akan menjadi modal utama pembentukan karakter islami mereka di masa depan.


🚨 SEMPURNAKAN SYUKUR: OPEN PROGRAM SEDEKAH DAGING KURBAN

Alhamdulillah, pendaftaran patungan kurban sapi di Lembaga Wakaf Al Ishlah Gorontalo saat ini telah resmi ditutup karena kuota sudah terpenuhi (full slot). Namun, seiring dengan momentum keberkahan manasik haji ini, kami tetap membuka kesempatan luas bagi Anda untuk berkontribusi dalam meluaskan kebahagiaan hari raya melalui Program Sedekah Daging Kurban.

Hanya dengan nominal mulai dari Rp50.000, Anda sudah bisa ikut berpartisipasi mengalirkan paket pangan bergizi ini kepada kelompok yang membutuhkan:

  • Distribusi daging untuk dhuafa

  • Fisabilillah (guru ngaji, dai, muallaf)

  • Anak yatim

Mari ketuk pintu langit dengan sedekah terbaik kita guna menyempurnakan bekal pendidikan karakter putra-putri Al Ishlah Gorontalo.

Saluran Pembayaran: 🏦 Bank Muamalat: 8110079758 👤 A.n. Infaq Sedekah Al Ishlah Gorontalo

📞 LAYANAN INFORMASI & KONFIRMASI:

  • 0821-9413-2243 (Ulyas Rahim)


#AlIshlahGorontalo #MTsTAlIshlahGorontalo #SMAITAlIshlahGorontalo #AlIshlahBermanasik #SedekahDagingKurban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *